logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara, Ini Stimulasi yang Direkomendasikan

open-summary

Penyebab umum anak usia 2 tahun belum bisa bicara biasanya karena adanya gangguan pada bagian otak yang mengatur keterampilan bicara. Namun, anak yang kurang diajak bicara juga bisa jadi penyebab anak terlambat bicara. Membacakan buku hingga terapi wicara bisa jadi cara mengatasi speech delay pada anak.


close-summary

3.57

(172)

13 Mei 2022

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Anak 2 tahun belum bisa bicara antara lain karena kehilangan pendengaran

Anak 2 tahun belum bisa bicara akibat beberapa kondisi yang harus diwaspadai orangtua

Table of Content

  • Anak 2 tahun belum bisa bicara, ini tanda speech delay
  • Penyebab anak terlambat bicara
  • Cara melatih anak usia 2 tahun yang belum bisa bicara
  • Mengenal terapi wicara untuk anak yang mengalami speech delay

Normalnya, bayi mulai bisa berbicara merangkai beberapa kata ketika usia 18 bulan sampai 2 tahun. Namun, ada beberapa anak yang belum juga bisa bicara dengan baik meski telah menginjak usia 2 tahun.

Advertisement

Meski setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda, sebagai prang tua Anda perlu waspada. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak umur 2 tahun idealnya sudah dapat mengucapkan dua kata yang bermakna, misalnya “mama” dan “makan”. Pengucapannya pun jelas sehingga dapat dimengerti oleh orang lain.

Jika belum menunjukkan kemampuan tersebut, bisa jadi anak tengah mengalami keterlambatan bicara alias speech delay. Lantas, apa yang harus dilakukan oleh orang tua?

Anak 2 tahun belum bisa bicara, ini tanda speech delay

Anak yang belum bisa bicara sama sekali saat menginjak usia 2 tahun perlu diwaspadai.  Ada beberapa tanda anak terlambat bicara yang bisa Anda waspadai:

  • Hanya bisa meniru suara atau perilaku yang dicontohkan orang lain (membeo)
  • Tidak bisa memproduksi kata-katanya sendiri
  • Tidak mengeluarkan kata-kata yang dapat dipahami oleh orang tua atau pengasuhnya
  • Kosakata tidak bertambah
  • Tidak bisa mengeluarkan kata, kecuali dalam keadaan terdesak (misalnya ingin makan, minum, dan sebagainya)
  • Tidak bisa memahami instruksi sederhana

Jika anak menunjukkan tanda-tanda di atas, cobalah berkonsultasi ke dokter tumbuh kembang anak untuk mencari tahu penyebab anak terlambat bicara atau kemungkinan masalah lainnya.

Penyebab anak terlambat bicara

no caption
Autisme bisa jadi penyebab anak terlambat bicara

Salah satu penyebab anak terlambat bicara biasanya karena adanya gangguan pada bagian otak pengatur kemampuan bicara. Gangguan ini menyebabkan koordinasi antara bibir, lidah, dan rahang untuk membuat suara yang bermakna menjadi lebih sulit. Itu sebabnya, meski telah masuk umur 2 tahun, anak belum juga bisa bicara.

Selain gangguan pada bagian otak tertentu, ada beberapa kondisi lagi yang dapat menyebabkan anak mengalami speech delay.

Beberapa penyebab anak terlambat bicara, antara lain:

  • Kurangnya stimulasi (anak jarang diajak bicara)
  • Masalah pendengaran pada anak
  • Gangguan intelektual
  • Gangguan spektrum autisme
  • Mutisme elektif (anak yang memang tidak mau bicara)
  • Gangguan perkembangan akibat kerusakan pada otak, misalnya pada anak yang mengalami cerebral palsy
  • ADHD (attention deficit hyperactivity disorder)

Anak yang dibesarkan oleh orangtua atau pengasuh dengan dua bahasa juga mungkin dapat mengalami keterlambatan berbicara. Jika anak Anda dan suami melakukan pola parenting seperti ini, ada baiknya fokus dengan pemakaian satu bahasa pada anak.

BACA JUGA: Kenali Tahap Pendengaran Bayi Baru Lahir, Orang Tua Wajib Paham!

Cara melatih anak usia 2 tahun yang belum bisa bicara

Ketika memasuki umur 2 tahun tapi anak belum juga bisa bicara, ada beberapa stimulasi di rumah yang bisa Anda lakukan. Berikut ini adalah cara agar anak cepat bicara:

1. Sering mengobrol dengan anak

Ajak anak Anda bicara, sekalipun ia belum bisa berkomunikasi balik. Anda bisa mengajaknya bermain mengucapkan kata. 

Selain itu, ajari ia untuk bernyanyi atau menirukan suara tertentu sesering mungkin. Dengan demikian anak lebih terbiasa mendengarkan kata-kata. Cara ini dapat melatihnya untuk ikut berbicara pula.

2. Membacakan buku

no caption
Orangtua disarankan membacakan buku untuk Si Kecil

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan agar anak cepat bicara adalah membacakan buku untuk anak. Ya, selain bonding, cara ini juga bermanfaat melatih kemampuan bicara anak.

Pilih buku bacaan dengan karakter yang disukai anak atau warna favoritnya. Sesekali, mintalah anak untuk menyebut nama benda di buku tersebut.

3. Ajari nama objek yang dipakai sehari-hari

Anak 2 tahun yang belum bisa bicara dapat distimulasi menggunakan objek sehari-hari. Misalnya, saat di dapur, beri tahu anak benda yang sedang Anda pegang adalah piring, sendok, garpu, dan sebagainya. 

Gunakan bahasa sederhana, tapi hindari pelafalan nama benda yang tidak sebenarnya, seperti ‘garpu’ menjadi ‘apu’.

4. Tunjukkan ketertarikan terhadap apa yang anak katakan

Ketika anak mencoba mengeluarkan kata, tunjukkan ketertarikan Anda. Pancinglah anak untuk berbicara, misalnya dengan bertanya apa dan kenapa. 

Perhatikan apa yang ingin anak sampaikan dan beri respons setelahnya. Cara ini juga dapat membantu anak agar cepat bicara.

5. Memperbaiki kata yang tidak sempurna

Jika anak mengucapkan kata yang tidak sempurna, misalnya “num-num” saat ingin minum, Anda dapat mengulanginya dan mengatakan, “Oh, kamu mau minum, ya?”. Hal ini akan membantu anak memahami pengucapan kata yang benar.

6. Mengenalkan kosakata baru

Tips agar anak cepat bicara berikutnya, yaitu mengenalkan kosakata baru. Walaupun anak belum bisa bicara, beri stimulasi dengan mengenalkan kata-kata yang belum ia ketahui. 

Misalnya, saat berjalan-jalan bersama anak, Anda dapat menunjuk satu objek sembari menyebutkan namanya.

7. Memberi respons menggunakan kata-kata

Terkadang, anak 2 tahun yang belum bisa bicara mungkin akan melakukan gerakan tertentu untuk berkomunikasi dengan orangtua. Misalnya, ia akan menunjuk kue yang sedang Anda makan karena menginginkannya.

Berilah respons menggunakan kata-kata. Anda dapat bertanya, “Apakah kamu mau?” Cara ini membantu anak memberi respons dan berpartisipasi dalam percakapan.

8. Kurangi penggunaan gadget

Sebuah studi menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara anak yang menggunakan gawai untuk menonton video dengan keterlambatan bicara. Sebaiknya, Anda membatasi penggunaan gadget dan ajaklah anak untuk lebih banyak berinteraksi dengan dunia sekitarnya. 

Dokter anak spesialis tumbuh kembang mungkin juga akan menyarankan anak Anda melakukan terapi wicara jika berbagai cara di atas tidak membuahkan hasil. 

Mengenal terapi wicara untuk anak yang mengalami speech delay

no caption
Terapi wicara bisa jadi cara mengatasi anak speech delay

Terapi wicara untuk anak 2 tahun yang belum bisa bicara bertujuan menstimulasinya untuk bicara. Strategi yang bisa digunakan oleh terapis dalam kegiatan ini adalah:

1. Aktivitas intervensi berbahasa

Dalam jenis terapi ini, terapis akan mengajak anak 2 tahun yang belum bisa bicara untuk bermain sambil mengobrol, menunjukkan gambar dan meminta anak menyebutkan namanya, melihat dan membaca buku, serta aktivitas lainnya yang bisa dilakukan sambil mengobrol.

2. Terapi artikulasi

Pada terapi agar anak cepat bicara ini, ia akan diajarkan artikulasi atau cara mulut memproduksi suara melalui latihan atau permainan sesuai usianya. 

Misalnya, terapis mengajarkan anak memproduksi huruf ‘r’ dengan melatih anak memposisikan lidahnya sedemikian rupa.

3. Terapi oral-motorik

Selanjutnya, terapi untuk anak 2 tahun belum bisa bicara adalah terapi oral-motorik. Terapi ini dilakukan dengan berbagai latihan senam muka untuk bertujuan menguatkan otot lidah, bibir, maupun rahang. 

Terapi oral-motorik biasanya melatih anak untuk mencoba berbagai makanan dengan tekstur dan temperatur berbeda.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang pemeriksaan untuk anak 2 tahun yang belum bisa bicara, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

tumbuh kembang bayitumbuh kembang anakgaya parenting

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved