Kulit & Kelamin

Alergi Sengatan Lebah

21 Apr 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Alergi Sengatan Lebah
Saat terkena sengatan lebah, segera lepas dengan menggunakan pinset dan jangan ditekan!
Alergi sengatan lebah adalah reaksi alergi yang disebabkan oleh racun dari lebah yang masuk ke tubuh melalui gigitannya.Pada kondisi normal, sengatan lebah tidak menyebabkan reaksi serius. Namun bagi orang yang memiliki alergi (terhadap sengatan lebah atau jenis lain) atau mengalami beberapa kali sengatan lebah, efek yang parah bisa terjadi.Sengatan lebah dapat menyebabkan reaksi yang parah seperti keracunan atau alergi berat (anafilaksis). Keracunan lebah juga disebut keracunan apitoksin atau keracunan virus apis. Apitoksin dan virus apis merupakan nama lain dari racun yang dihasilkan oleh sengatan lebah.Sengatan lebah yang hanya menimbulkan eluhan ringan bisa dtangani dengan mengurangi sakit. Langkah ini bisa dilakukan secara mandiri di rumah.Namun orang yang menunjukkan reaksi alergi ketika disengat lebah, harus segera mendapatkan perawatan medis darurat untuk mencegah komplikasi yang tidak diinginkan. 
Alergi Sengatan Lebah
Dokter spesialis Kulit
GejalaRasa sakit atau gatal, bengkak, dan kemerahan di sekitar sengatan
Faktor risikoTinggal di lokasi yang dekat dengan sarang lebah, sering berada di luar rumah, pernah tersengat lebah
Metode diagnosisUji tusuk kulit (skin pritch test), tes darah
PengobatanKompres dingin, obat-obatan
ObatParacetamol, antihistamin, krim steroid
KomplikasiSyok anafilaksis
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala alergi sengatan lebah
hewan ini biasanya akan terasa sakit selama beberapa jam dan kemudian akan menjadi lebih baik.Gejala alergi biasanya akan muncul sejak tubuh bersentuhan dengan pemicunya, dalam hal ini sengatan lebah. Sebagai tanggapan, tubuh akan membuat protein yang disebut dengan IgE. Protein ini bertugas untuk menangkap allergen.Setelah itu, tubuh akan melepaskan histamin dan bahan kimia lainnya ke dalam darah. Hal inilah yang kemudian menyebabkan berbagai gejala alergi yang bias akita lihat.Adapun gejala yang mungkin muncul berdasarkan tingkat keparahannya antara lain:Gejala ringan sengatan lebah, diantaranya adalah:
  • Rasa sakit atau gatal di lokasi sengatan
  • Bekas putih di tempat sengatan
  • Kemerahan dan sedikit bengkak di sekitar sengatan
Gejala keracunan sengat lebah, diantaranya adalah:
  • Urtikaria atau biduran
  • Kulit memerah atau pucat
  • Pembengkakan saluran tenggorokan, wajah, dan bibir
  • Sakit kepala
  • Pusing atau pingsan
  • Mual dan muntah
  • Kram perut dan diare
  • Kesulitan bernapas atau menelan
Keracunan sengat lebah dapat mengakibatkan syok anafilaktik (reaksi alergi hebat). Adapun gejala yang mungkin muncul antara lain:
  • Penurunan tekanan darah
  • Denyut jantung lemah dan cepat
  • Kehilangan kesadaran
  • Kulit pucat atau memerah
  • Sakit perut
  • Sulit bernapas
  • Denyut nadi yang lemah dan cepat
  • Kesemutan di tangan, kaki, bibir, atau kulit kepala
Syok anafilaktik dapat berakibat kematian jika tidak segera ditangani. 
Penyebab alergi sengatan lebah adalah reaksi sistem kekebalan yang dipicu oleh racun lebah. Sengatan ini berasal dari duri di bagian belakang tubuh lebah.Racun sengatan lebah yang mengandung protein, akan memengaruhi sel-sel kulit dan sistem kekebalan tubuh dari orang yang disengat.Pada orang yang normal, sengatan lebah biasanya hanya memicu rasa sakit dan bengkak di sekitar area yang tersengat. Namun pada seseorang dengan alergi sengatan lebah, racun lebah bisa memicu reaksi sistem kekebalan yang lebih serius. 

Faktor risiko alergi sengatan lebah

Faktor risiko alergi sengatan lebah mengintai mereka yang memiliki kondisi berikut:
  • Tinggal di dekat sarang lebah yang aktif
  • Tinggal di wilayah dengan banyak lebah yang aktif melakukan penyerbukan tanaman
  • Beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama
  • Pernah mengalami reaksi alergi sengatan lebah
  • Konsumsi obat tertentu, seperti beta-blocker
  • Orang dewasa
 
Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan di bawah ini untuk memastikan diagnosis alergi sengatan lebah:
  • Tes kulit

Selama pengujian, sejumlah kecil alergen akan disuntikkan ke kulit lengan atau punggung atas pasien, termasuk racun dari lebah. Tes kulit ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kondisi alergi, baik terhadap sengatan lebah maupun senyawa lain.
  • Tes alergi

Tes alergi dilakukan melalui darah dan bertujuan mengukur respons sistem imun tubuh terhadap racun lebah.Kedua tes tersebut sering digunakan oleh dokter untuk mendiagnosis alergi serangga, termasuk efek sengatan lebah. Dokter juga mungkin akan menguji apakah pasien alergi terhadap racun tawon karena reaksinya serupa dengan sengatan lebah. 
Jika seseorang membutuhkan pengobatan alergi sengatan lebah, dokter atau perawat akan segera memantau tanda-tanda vital pasien yang meliputi:
  • Denyut nadi
  • Tingkat pernapasan
  • Tekanan darah
  • Suhu tubuh
Dokter juga akan melakukan cara mengobati alsegi sengatan lebah dengan cara:
  • Menempelkan kompres dingin atau air es
  • Memberikan obat pereda nyeri seperti paracetamol
  • Memberikan obat antihistamin dan krim steroid untuk meredakan rasa gatal serta bengkak
Harap diingat pula bahwa Anda tidak boleh memencet sengat lebah yang tertinggal di kulit. Sengat ini sebaiknya segera dicabut dengan pinset.  

Komplikasi alergi sengatan lebah

Alergi sengatan lebah bisa saja menimbulkan reaksi alergi berat (anafilaksis) hingga syok anafilaksis. Kedua kondisi ini harus mendapatkan penanganan medis darurat di rumah sakit.Dokter biasanya akan memberikan epinefrin atau adrenalin melalui suntikan. Sementara itu, kondisi pasien juga akan distabilkan dengan:
  • Oksigen untuk membantu pasien bernapas
  • Obat antihistamin dan kortisosteroid untuk menghilangkan reaksi alergi
 
Beberapa cara mencegah alergi sengatan lebah yang dapat Anda lakukan meliputi:
  • Jangan memukul sarang serangga
  • Sebisa mungkin, pakai baju berlengan panjang dan celana panjang saat keluar rumah
  • Jangan panik, dan menjauhlah dengan tenang jika melihat lebah yang sedang terbang
  • Hindari pakaian bermotif bunga atau berwarna cerah saat beraktivitas di luar ruangan
  • Simpan semua sampah di luar rumah dalam tempat tertutup
  • Tutup jendela kendaraan saat mengemudi
 
Segera ke UGD jika disengat lebah dan mengalami gejala alergi yang semakin parah. 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait alergi sengatan lebah?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis alergi sengatan lebah agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/allergies/bee-sting-anaphylaxis
Diakses pada 23 November 2018
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bee-stings/diagnosis-treatment/drc-20353874
Diakses pada 23 November 2018
WebMD. https://www.webmd.com/allergies/qa/what-are-symptoms-of-a-bee-sting
Diakses pada 23 November 2018
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322075
Diakses pada 21 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email