Penyakit Lainnya

Anemia Defisiensi Vitamin B12 dan Folat

07 Jul 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Anemia Defisiensi Vitamin B12 dan Folat
Anemia defisiensi vitamin B12 dan folat sering terjadi pada lansia
Anemia defisiensi vitamin B12 dan folat adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh kekurangan vitamin B12 dan folat (vitamin B9). Akibatnya, tubuh memproduksi sel darah merah besar yang tidak normal dan tidak dapat berfungsi dengan baik. Anemia jenis ini tergolong dalam  anemia megaloblastik.Vitamin B12 dan folat diperlukan untuk membuat sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Tanpa sel darah merah yang cukup, jaringan dan organ tubuh Anda tidak mendapatkan cukup oksigen, sehingga tubuh tidak dapat bekerja dengan baik.Anemia defisiensi vitamin B12 dan folat dapat menyebabkan membuat Anda merasa lelah, lemah, dan sesak napas. Oleh karena itu, segera hubungi dokter jika Anda merasakan gejala tersebut, agar segera mendapatkan penanganan.  
Anemia Defisiensi Vitamin B12 dan Folat
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaPucat, lemah, penurunan berat badan
Faktor risikoWanita hamil, faktor keturunan, lansia
Metode diagnosisPemeriksaan darah lengkap, tes Schilling
PengobatanObat-obatan, konsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 dan folat
ObatVitamin B12 dan folat (B9)
KomplikasiTatikardia, gagal jantung, infertilitas
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala anemia defisiensi vitamin B12 dan folat
Secara umum, tanda dan gejala anemia defisiensi vitamin B12 dan folat meliputi:
  • Kulit pucat
  • Lidah yang sakit dan merah (glositis)
  • Sariawan
  • Paraestesi
  • Penglihatan terganggu
  • Mudah marah
  • Depresi
  • Penurunan memori, pemahaman dan penilaian (demensia)
  • Penurunan kemampuan indra perasa
  • Diare
  • Mati rasa dan kesemutan pada kaki dan tangan
Ciri atau gejala lain yang mungkin muncul akibat anemia defisiensi vitamin B12 dan folat adalah:
  • Kesulitan berjalan
  • Otot lemah
  • Mual
  • Nafsu makan berkurang
  • Penurunan berat badan
  • Lidah halus dan lembut
  • Jantung berdetak cepat
 
Penyebab utama anemia defisiensi vitamin B12 dan folat adalah tubuh kekurangan vitamin B12 dan folat, sehingga memengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang berfungsi penuh.Hal ini biasanya terjadi ketika Anda kurang mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 (seperti daging, telur, dan susu), dan folat (seperti kacang, sayuran hijau, dan buah sitrus seperti jeruk, lemon, atau jeruk nipis).Selain itu, kondisi ini juga bisa dapat disebabkan oleh dua faktor berikut ini:
  • Kurangnya faktor intrinsik. Faktor intrinsik adalah protein yang dibuat di lambung. Hal ini diperlukan untuk menyerap vitamin B12. Jenis anemia defisiensi B12 ini disebut anemia pernisiosa.
  • Pembedahan yang mengangkat atau melewati ujung usus kecil. Bagian usus kecil ini adalah tempat penyerapan vitamin B12.
Ketidakmampuan membuat faktor intrinsik dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:
  • Gastritis kronis
  • Pembedahan untuk mengangkat seluruh atau sebagian lambung (gastrektomi)
  • Kondisi autoimun, di mana tubuh menyerang jaringannya sendiri
 

Faktor risiko anemia defisiensi vitamin B12 dan folat

Beberapa faktor risiko anemia defisiensi vitamin B12 dan folat meliputi:
  • Faktor keturunan
  • Sebagian atau seluruh perut atau usus Anda diangkat
  • Diet vegetarian ketat
  • Lansia
  • Memiliki penyakit yang mempengaruhi penyerapan nutrisi di usus, seperti penyakit Crohn, HIV, atau beberapa infeksi
  • Anda memiliki bakteri jahat tertentu di usus
  • Mengonsumsi beberapa obat, seperti antibiotik dan obat anti kejang
  • Terinfeksi cacing pita
  • Hamil
  • Menderita kanker
  • Memiliki kelainan darah, seperti anemia sel sabit, kelainan darah bawaan yang menyebabkan sel darah merah berkembang secara tidak normal
  • Sedang melawan infeksi atau kondisi kesehatan yang menyebabkan peradangan (kemerahan dan pembengkakan)
 
Diagnosis anemia defisiensi vitamin B12 dan folat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini:
  • Pemeriksaan darah lengkap: dilakukan untuk melihat jumlah dan ukuran sel darah merah, juga untuk mengukur kadar vitamin B12 dan folat.
  • Tes kadar vitamin B12. Tes ini memeriksa untuk melihat apakah Anda memiliki cukup vitamin B12 dalam darah.
  • Pemeriksaan terhadap anemia pernisiosa dengan cara mendeteksi antibodi penyebab.
  • Tes Schilling: untuk melihat kelainan penyerapan vitamin B12.
  • Tingkat asam metilmalonat (MMA). Tes ini mengukur jumlah MMA dalam darah Anda. Ketika tingkat vitamin B12 Anda rendah, tingkat MMA Anda meningkat.
 
Cara mengobati anemia defisiensi vitamin B12 dan folat umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa cara mengobati anemia defisiensi vitamin B12 dan folat yang biasanya disarankan, dokter yaitu:
  • Mendapatkan suntikan vitamin B12. Seperti hidroksokobalamin dan sianokobalamin.
  • Mengonsumsi vitamin yang mengandung vitamin B12 dan folat.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12. Seperti daging, salmon, susu, produk susu, dan telur.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung folat. Seperti brokoli, asparagus, kacang polong, buncis, dan beras merah.
 

Komplikasi anemia defisiensi vitamin B12 dan folat

Jika tidak ditangani dengan optimal, dapat menyebabkan komplikasi anemia defisiensi vitamin B12 dan folat:
  • Detak jantung yang sangat cepat (takikardia)
  • Gagal jantung
  • Masalah saraf, seperti gangguan penglihatan, paraestesia, kehilangan koordinasi fisik (ataksia), neuropati perifer
  • Kanker perut atau usus
  • Ketidaksuburan atau infertilitas
  • Penyakit jantung atau kardiovaskular
  • Pada ibu hamil, kondisi ini dapat meningkatkan risiko ibu melahirkan anak dengan cacat tabung saraf atau neural tube effects
 
Cara mencegah anemia defisiensi vitamin B12 dan folat yang bisa dilakukan dengan mengubah pola makan. Contohnya, mengonsumsi produk hewani seperti susu atau keju.Sementara vegetarian dapat mencegahnya dengan meminum pil vitamin setiap hari atau dengan makan makanan yang telah diperkaya dengan B12. 
Jika Anda merasakan gejala anemia defisiensi vitamin B12 dan folat, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait anemia defisiensi vitamin B12 dan folat?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis anemia defisiensi vitamin B12 dan folat agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-b12-deficiency-symptoms
Diakses pada 17 Desember 2018
Jama Network. https://jamanetwork.com/journals/jamainternalmedicine/fullarticle/485067
Diakses pada 17 Desember 2018
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/200184-overview
Diakses pada 17 Desember 2018
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vitamin-b12-or-folate-deficiency-anaemia
Diakses pada 17 Desember 2018
WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/vitamin-b12-deficiency-anemia#1
Diakses pada 17 Desember 2018
John Hopkins medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/vitamin-b12-deficiency-anemia
Diakses pada 7 Juli 2021
Healthlink. https://www.healthlinkbc.ca/health-topics/hw65706
Diakses pada 7 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email