Gigi & Mulut

Benjolan di Bawah Lidah

19 Jan 2022 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Benjolan di Bawah Lidah
Tidak hanya sariawan, benjolan di bawah lidah juga dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis lainnya
Benjolan di bawah lidah yang berukuran kecil dan terasa sakit serta tampak luka biasanya dikenali sebagai sariawan. Namun, ada banyak kondisi kesehatan lain yang menyebabkan benjolan di bawah lidah. Benjolan ini mirip dengan bentol dan dapat terlihat bila struktur lidah membesar atau mengalami pembengkakan. Pada kondisi lainnya, benjolan yang muncul dapat berupa massa abnormal dari pertumbuhan sel yang terlalu cepat. Umumnya, tumor ini bersifat non-kanker. Anda boleh mewaspadainya sebagai kanker jika muncul benjolan di area tubuh lainnya.. Meski sering hilang dengan sendirinya, beberapa jenis benjolan dapat bertahan hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Anda membutuhkan pemeriksaan dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan pengobatan yang tepat.
Ada banyak penyebab benjolan muncul di bawah lidah. Beberapa penyebab yang umum terjadi adalah adalah:

1. Sariawan (canker sore)

Sariawan adalah peradangan yang terjadi di area mulut. Peradangan muncul dengan penampakan seperti lidah berjerawat. Benjolan tersebut merupakan luka (ulkus) dengan pinggiran berwarna merah, terkadang juga berupa benjolan di bawah lidah berwarna putih. Umumnya sariawan bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 4-14 hari.

2. Mucocele (kista mukosa)

Mucocele adalah benjolan yang berada di rongga mulut atau bawah lidah. Benjolan ini biasanya lunak karena berisi cairan. Warnanya menyerupai warna lapisan kulit bibir bagian dalam atau bisa juga berwarna merah kebiruan. Kondisi ini bisa muncul karena tersumbatnya kelenjar air liur di mulut.

3. Infeksi human papilloma virus (HPV)

HPV adalah sekelompok virus yang memengaruhi kulit dan membran kulit pelapis tubuh, seperti serviks (leher rahim), dubur, mulut, dan tenggorokan. Pada mulut, salah satu gejala yang dapat muncul adalah benjolan pada mulut, termasuk di bawah lidah.

4. Kista limfoepitelial

Kista limfoepitelial adalah lesi non-kanker yang tumbuh di kelenjar ludah. Kista limfoepitelial biasanya muncul sebagai benjolan berwarna merah daging, putih, atau kuning, dan biasa muncul di bawah lidah atau dasar mulut.

5. Batu kelenjar air liur (sialolitiasis)

Penyakit batu kelenjar air liur (sialolitiasis) dapat terjadi ketika aliran air liur terhambat akibat pembentukan batu kecil dalam kelenjar air liur di mulut. Apabila terbentuk di kelenjar sublingual yang terletak di bawah lidah, batu tersebut bisa menyebabkan benjolan yang terasa nyeri.

6. Tumor kelenjar ludah

Tumor kelenjar air liur dapat menyebabkan benjolan atau pembengkakan di bawah lidah. Umumnya, tumor yang tumbuh tidak bersifat kanker. Namun, jika tumor berkembang di kelenjar ludah yang lebih kecil, ada risiko tinggi menjadi tumor ganas (kanker kelenjar air liur).
Perawatan benjolan di lidah dapat bervariasi tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Banyak jenis benjolan di bawah lidah, seperti sariawan dan infeksi HPV ringan, sembuh dengan sendirinya tanpa bantuan medis.Secara khusus, berikut pengobatan yang umum diberikan untuk mengatasi benjolan di bawah lidah berdasarkan penyebabnya.
  • Benjolan akibat HPV: Dokter dapat melakukan tindakan medis yang disebut cryotherapy untuk membekukan jaringan di benjolan atau menyuntikkan obat antivirus yang disebut interferon alfa-2B ke dalam benjolan.
  • Benjolan berupa kista: Dokter mungkin akan mengeringkan kista limfoepitel dan kista mukosa terlebih dahulu sebelum diangkat dengan operasi pengangkatan atau dibekukan dengan cryotherapy.
  • Sialolithiasis: batu kelenjar air liur dapat diatasi dengan obat antiinflamasi. Obat ini bekerja dengan cara mendorong batu keluar. Selain itu, operasi kadang dilakukan untuk menghilangkan batu air liur yang besar.
  • Tumor kelenjar ludah: tumor di kelenjar ludah biasanya diatasi dengan operasi pembedahan. Dokter akan mengangkat tumor dengan jaringan di sekitarnya. Jika dokter mengidentifikasi adanya sel kanker di bagian tubuh lainnya, pengobatan sistemik, seperti terapi radiasi atau kemoterapi akan direkomendasikan.
Selain berbagai cara di atas, Anda juga bisa mencoba beberapa cara mengobati benjolan di bawah lidah secara alami berikut ini:
  • Mempraktikkan kebersihan mulut yang baik
  • Menggunakan obat kumur
  • Menghindari makanan asam, pedas, dan manis
  • Menggunakan gel topikal dan solusi mati rasa pada luka mulut yang menyakitkan
  • Berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok
Sebagian besar penyebab benjolan di bawah lidah dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, segera hubungi dokter apabila lidah bentol atau benjolan di bawah lidah muncul dengan kondisi berikut ini:
Deteksi dini dari kondisi tersebut diperlukan demi mendapatkan perawatan yang tepat serta menghindari komplikasi dari benjolan di bawah lidah.
Medicalnewstoday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/bump-under-tongue#when-to-see-a-doctor
Diakses pada 5 Januari 2022
Cedars-Sinai. https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/s/salivary-gland-disease-and-tumors.html
Diakses pada 5 Januari 2022
WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/ss/slideshow-tooth-problems
Diakses pada 8 Februari 2021
Head and Neck Pathology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6405789/
Diakses pada 5 Januari 2022
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email