Kulit & Kelamin

Benjolan Vagina

13 Jan 2022 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Benjolan Vagina
Benjolan vagina umumnya bukan karena penyakit serius
Benjolan vagina dan di sekitarnya adalah kondisi yang umum terjadi. Benjolan tersebut bisa terjadi karena berbagai faktor. Meski menimbulkan ketidaknyamanan dan menjengkelkan, umumnya kondisi ini bukan hal yang serius.Munculnya benjolan, jerawat, atau bisul di vagina umum terjadi. Hal itu hadir terutama selama perempuan mengalami masa subur. Selain itu, makin bertambahnya usia membuat seseorang berpeluang lebih besar merasakan benjolan di dekat lubang miss v atau benjolan di bibir kemaluan sebelah kiri, benjolan di mmiss v sebelah kanan, atau malah benjolan di dekat lubang miss v.Benjolan di vagina mungkin sama dengan benjolan di bagian lain di tubuh Anda. Hanya saja, bisa jadi benjolan di bibir vagina perempuan ini memiliki karakteristik yang berbeda. Beberapa ciri khasnya antara lain:
  • Kemungkinan menimbulkan rasa nyeri namun bisa juga tidak
  • Menimbulkan rasa nyeri seperti terbakar
  • Memiliki warna kemerahan
  • Bisa berisi nanah
  • Bisa muncul sendirian atau berkelompok
  • Menyebabkan rasa gatal
  • Hadir dalam berbagai ukuran
 
Beberapa hal yang dapat menyebabkan munculnya benjolan vagina, antara lain:
Benjolan di vagina sering kali tidak memerlukan perawatan khusus dan akan hilang dengan sendirinya. Jika pun membutuhkan pengobatan, biasanya akan diberikan sesuai dengan penyebabnya.Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu meringankan gejala yang ditimbulkan dari benjolan di vagina:
  • Jika benjolan vagina disebabkan oleh kista, mandi atau berendam air hangat beberapa kali sehari bisa membantu agar kista mengering.  
  • Hindari pakaian yang berbahan kasar karena bisa menggesek atau menggores bagian vulva.
  • Kenakan celana dalam yang terbuat dari bahan yang menyerap keringat, seperti katun. 
  • Bila benjolan disebabkan oleh alergi, hindari kontak dengan alergen. Misalnya dengan mengganti sabun mandi, detergen, atau produk rumah tangga lainnya yang dapat memicu alergi.
  • Berhati-hati saat akan mencukur rambut di area vagina. Lakukan langkah-langkah yang aman dan sehat saat hendak mencukur bulu kemaluan, atau pertimbangkan metode penghilangan bulu lainnya, seperti terapi laser.  
  • Menghindari produk dan kegiatan yang dapat menyebabkan iritasi di vagina.
  • Menjaga kebersihan vagina dengan baik
  • Hindari menggunakan produk pembersih yang mengandung bahan kimia keras di area vagina karena dapat mempengaruhi keseimbangan pH yang memicu infeksi.
  • Ganti tampon atau pembalut wanita secara teratur selama menstruasi. 
  • Jika dermatitis kontak adalah akar penyebabnya, obat topikal atau antihistamin dapat diresepkan oleh dokter. 
Apabila penyebab benjolan karena Infeksi, dokter akan memberikan salep antibiotik atau oral.
Kunjungilah dokter jika penyebab benjolan atau jerawat di vagina disertai dengan kondisi berikut:
  • Tidak diketahui penyebabnya
  • Benjolan tak kunjung hilang
  • Benjolan makin memburuk
Selain itu, konsultasikanlah dengan dokter jika benjolan terasa nyeri atau memiliki tanda-tanda infeksi seperti di bawah ini:
  • Keluar cairan dari benjolan berupa darah atau nanah
  • Disertai gejala penyakit menular seksual
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/vaginal-lumps-bumps
Diakses pada 24 Desember 2021
Net Doctor. https://www.netdoctor.co.uk/conditions/sexual-health/a27943617/vaginal-vulval-lumps/
Diakses pada 24 Desember 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317810
Diakses pada 24 Desember 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email