Penyakit Lainnya

Cedera Tendon Achilles

14 Jul 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Cedera Tendon Achilles
Cedera tendon Achilles ditandai dengan nyeri tajam di belakang pergelangan kaki
Cedera tendon Achilles adalah cedera yang terjadi ketika tendon achilles terlalu stres atau tegang. Tendon adalah tali jaringan yang panjang dan kuat yang menghubungkan otot ke tulang.Tendon achilles merupakan tendon terbesar dalam tubuh manusia yang terletak di bagian belakang tumit dan menghubungkan tulang tumit dengan otot betis. Tendon ini membantu seseorang berjalan, berlari, dan melompat.Cedera tendon Achilles juga bisa terjadi ketika Anda terlalu sering menggunakan tendon achilles, sehingga menyebabkan tendon membengkak, iritasi, meradang, dan menimbulkan rasa sakit. Cedera tendon Achilles umumnya disebabkan oleh cedera olahraga, misalnya lari.Kondisi ini juga umumnya dialami oleh seseorang yang melakukan aktivitas dengan memberikan banyak tekanan pada kaki, misalnya, pemain bola basket dan penari. Jika tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, cedera tendon Achilles dapat menyebabkan penderitanya kesulitan untuk berjalan. 
Cedera Tendon Achilles
Dokter spesialisFisioterapi, Ortopedi
GejalaNyeri di atas tumit, kaki lemah, kaki kaku
Faktor risikoUsia 30-40 tahun, sering memakai sepatu hak tinggi atau ukurannya kurang pas
Metode diagnosisTanya jawab, pemeriksaan fisik, MRI
PengobatanObat-obatan, kompres es, istirahatkan kaki
ObatObat antiinflamasi
KomplikasiRasa sakit yang semakin parah, kesulitan berjalan
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala cedera tendon Achilles
Secara umum, gejala cedera tendon Achilles meliputi:
  • Nyeri ringan di atas tumit. Gejala ini bisa muncul sehabis Anda berolahraga atau beraktivitas
  • Kaki yang lemah
  • Kaki yang terasa kaku di pagi hari, namun membaik setelah beraktivitas
  • Nyeri pada kaki yang timbul saat Anda berjalan menanjak atau naik tangga
  • Pembengkakan di sepanjang area tendon achilles
  • Nyeri di sekitar tumit, khususnya jika Anda meregangkan tumit atau berjinjit. Gejala ini bisa semakin memburuk seiring waktu
Jika digunakan secara berlebihan, tendon achilles bisa mengalami robekan. Berikut adalah gejala tendon Achilles yang robek:
  • Nyeri yang parah di sekitar tumit yang muncul secara tiba-tiba. Saking sakitnya, Anda menjadi tidak bisa berjalan.
  • Sensasi seperti ada yang putus pada betis. Gejala ini bisa terasa saat tendon achilles robek.
  • Area di sekitar tumit yang membengkak, tampak merah, dan sakit ketika disentuh.
  • Tidak bisa menggerakkan jari-jari kaki ke arah atas.
  • Tampak ada celah pada kulit di belakang tumit.
  • Tidak bisa berjinjit.
 
Penyebab cedera tendon Achilles adalah pengunaannya yang berlebihan atau tendon ini meregang melebihi kemampuannya. Ada berbagai hal yang bisa memicu kondisi ini, yang paling umum adalah olahraga.Tipe olaharaga yang berisiko tinggi menyebabkan cedera tendon Achilles adalah olahraga yang menuntut Anda untuk mendadak berlari, berhenti berlari, mempercepat lari, atau mengubah arah. Contohnya, basket, sepak bola, gimnastik, bulu tangkis, voli, dan banyak lagi.Proses pemanasan yang kurang memadai setelah berolahraga juga bisa meningkatkan risiko Anda untuk terkena cedera tendon Achilles. 

Faktor risiko cedera tendon Achilles 

Selain cedera saat berolahraga, risiko Anda untuk mengalami cedera tendon Achilles juga bisa meningkat karena hal-hal berikut ini:
  • Sering menggunakan hak tinggi
  • Bertambahnya aktivitas secara mendadak
  • Mengenakan sepatu yang kurang pas di kaki, atau jenis sepatu yang tidak sesuai dengan aktivitas
  • Berlari di jalanan menanjak
  • Memiliki otot betis yang kencang
  • Memiliki kelainan bentuk kaki yang disebut flat feet
  • Mengonsumsi obat kortikosteroid atau antibiotik jenis fluoroquinolone
  • Mengalami bone spur, yaitu pertumbuhan tulang berlebih pada tumit
  • Berjenis kelamin laki-laki
  • Berusia 30-40 tahun
  • Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
 
Proses diagnosis cedera tendon Achilles akan dilakukan melalui tanya jawab, pemeriksaan fisik, serta tes penunjang.
  • Tanya jawab

Dokter akan menanyakan gejala-gejala yang Anda alami, serta kapan nyeri mulai muncul.
  • Pemeriksaan fisik

Dokter kemudian akan meraba dan mencoba menggerakkan kaki Anda. Anda bisa diminta untuk berjalan atau berlari untuk melihat seberapa parah cedera Anda.Anda juga dapat dianjurkan untuk menjalani calf squeeze test. Pada tes ini, Anda akan diminta untuk berbaring tengkurap, lalu dokter akan menekan betis Anda.Penekanan tersebut akan menarik tendon Achilles, sehingga tumit Anda akan bergerak. Jika tendon Achilles Anda robek, tumit Anda tidak akan bergerak.
  • Pemeriksaan penunjang

Bila diperlukan, Anda akan diminta untuk menjalani pemeriksaan USG atau MRI. Pemindaian ini akan membantu dokter untuk memastikan tingkat keparahan cedera tendon Achilles. 
Cara mengobati cedera tendon Achilles umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa cara mengobati cedera tendon Achilles yang biasanya disarankan dokter, yaitu:

Perawatan di rumah

Pada dasarnya cedera tendon Achilles bisa diobati di rumah, tanpa tindakan operasi. Beberapa pilihan melakukan perawatan di rumah yang bisa Anda lakukan, yaitu:
  • Istirahatkan kaki

Salah satu cara yang paling ampuh untuk mengobati cedera tendon Achilles adalah mengistirahatkan kaki untuk sementara. Selain itu, Anda juga disarankan untuk menghindari membebani kaki. Bila perlu, Anda juga bisa menggunakan kruk kaki.
  • Kompres es

Kompres kaki yang cedera dengan es yang dibungkus kain atau handuk selama 20 menit.
  • Gunakan perban elastis

Gunakan perban elastis di sekitar kaki bagian bawah dan pergelangan kaki untuk menahan pembengkakan.
  • Angkat kaki

Anda juga bisa meninggikan kaki dengan meletakkan di atas bantal saat sedang duduk atau berbaring.
  • Konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)

OAINS dapat membantu dalam mengatasi rasa sakit dan mengurangi pembengkakan. Contohnya, ibuprofen dan naproxen.

Operasi

Operasi dilakukan jika perawatan di rumah tidak juga bisa mengobati cedera atau ketika cedera sudah semakin parah. Jenis operasi tergantung pada lokasi dan jumlah kerusakan pada tendon. Selain itu, jenis operasi juga akan dipertimbangkan berdasarkan tingkat keparahan tendonitis.

Rehabilitasi

Jika cedera tendon Achilles dinilai mulai membaik, Anda bisa dianjurkan untuk menjalani rehabilitasi. Contohnya, latihan peregangan untuk mengatasi otot yang kaku.Waktu pemulihan cedera ini berbeda-beda, dan tergantung pada tingkat keparahannya. Pada cedera yang parah seperti robekan tendon Achilles, Anda biasanya membutuhkan waktu penyembuhan selama empat hingga enam bulan sampai dapat beraktivitas seperti semula. 

Komplikasi cedera tendon Achilles

Jika tidak ditangani dengan optimal, dapat menyebabkan komplikasi cedera tendon Achilles:
  • Rasa sakit yang semakin parah
  • Kesulitan berjalan
  • Bengkoknya area tendon atau tulang tumit
  • Tendon pecah karena cedera tulang
 
Beberapa langkah di bawah ini dapat Anda lakukan untuk mencegah cedera tendon Achilles:
  • Melakukan pemanasan sebelum berolahraga
  • Menghindari aktivitas lari pada jalan yang menanjak
  • Mengenakan sepatu yang pas di kaki, dan sesuai dengan tipe aktivitas Anda
  • Berhenti berolahraga jika merasakan sakit pada area di sekitar tumit
 
Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala cedera tendon Achilles atau kejanggalan yang terasa mencurigakan. 
Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi dengan dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait cedera tendon Achilles?
  • Apakah Anda rutin mengkonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya. Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis cedera tendon Achilles. Dengan ini, pengobatan yang sesuai pun bisa dilakukan. 
WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/guide/achilles-tendon-injury#1
Diakses pada 20 November 2019
Cleaveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15225-achilles-tendon-injury---including-achilles-tendinitis-and-achilles-tendon-rupture
Diakses pada 20 November 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/achilles-tendon-rupture/symptoms-causes/syc-20353234
Diakses pada 20 November 2019
Cedars Sinai. https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/a/achilles-tendon-injuries.html
Diakses pada 14 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email