Penyakit Lainnya

De Quervain Syndrome

19 Oct 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image De Quervain Syndrome
De quervain tenosynovitis atau de Quervain syndrome adalah kondisi nyeri yang terjadi di pergelangan tangan sebelah dalam, yakni di dekat ibu jari. Kondisi ini terjadi ketika tendon di sekitar pangkal jempol mengalami iritasi atau menyempit.Penderita mungkin akan merasa sakit saat memutar pergelangan tangan, menggenggam sesuatu, atau mengepalkan tangan.De Quervain syndrome biasanya dipicu oleh beberapa kegiatan yang mengharuskan seseorang untuk menggerakkan pergelangan tangan secara berulang. Contohnya, olahraga golf, bulu tangkis (badminton), hingga aktivitas mengangkat bayi. 
De Quervain Syndrome
Dokter spesialis Ortopedi
GejalaNyeri dan bengkak di pangkal ibu jari, sulit menggerakkan ibu jari
Faktor risikoUsia 30 dan 50 tahun, wanita, hamil
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, rontgen
PengobatanObat-obatan, belat, mengurangi aktivitas yang bisa memicu nyeri
ObatOAINS atau NSAID
KomplikasiKesulitan menggunakan tangan dan pergelangan tangan
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala de Quervain syndrome
Secara umum, gejala de Quervain syndrome meliputi:
  • Nyeri di dekat pangkal ibu jari
  • Bengkak di dekat pangkal ibu jari
  • Sensasi ‘lengket’ atau tertahan saat menggerakkan ibu jari
  • Sulit menggerakkan ibu jari dan pergelangan tangan saat melakukan aktivitas tertentu, seperti menggenggam atau mencubit
 
Penyebab de Quervain syndrome adalah penggunaan pergelangan tangan secara berlebihan.Saat tangan melakukan gerakan mengepalkan, menggenggam, atau meremas, dua tendon pada pergelangan tangan di dekat jempol akan bergerak mulus melalui terowongan kecil yang menghubungkannya ke pangkal jempol.Namun terus-menerus mengulangi gerakan dapat memicu iritasi pada lapisan pembungkus tendon. Akibatnya, lapisan ini bengkak dan menebal. Inilah yang kemudian membuat tendon suit digerakkan.Pembengkakan dan iritaso tersebut juga dapat terjadi karena cedera pergelangan tangan atau tendon serta rheumatoid arthritis. 

Faktor risiko de Quervain syndrome

Beberapa faktor risiko sindrom de Quervain meliputi:
  • Usia 30 dan 50 tahun
  • Wanita
  • Kehamilan
  • Merawat bayi
  • Melakukan pekerjaan atau hobi yang melibatkan gerakan tangan dan pergelangan tangan secara berulang
 
Diagnosis de Quervain syndrome dilakukan melalui:
  • Pemeriksaan fisik

Dokter akan memeriksa tangan pasien untuk melihat ada tidaknya rasa sakit ketika sisi ibu jari ditekan. Dokter juga akan melakukan tes FinkelsteinTes Finkelstein diilakukan dengan cara pasien mengepalkan tangan dengan posisi jempol di dalam kepalan. Setelah itu, pasien diminya membengkokkan tangan yang terkepal ke arah kelingking.Jika muncul nyeri pada pergelangan tangan di dekat jempol saat melakukan gerakan tersebut, pasien kemungkinan menderita de Quervain syndrome.
  • Rontgen
Bila perlu, dokter bisa menganjurkan rontgen untuk memastikan diagnosis sindrom ini. Prosedur ini memungkinkan dokter untuk melihat kondisi tulang pergelangan tangan pasien. 
Cara mengobati de Quervain syndrome bisa dilakukan dengan langkah-langah di bawah ini:

Prosedur nonbedah

Dokter dapat menyarankan pasien untuk:
  • Menggunakan belat untuk membatasi gerakan jempol dan pergelangan tangan
  • Memberikan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) melalui oral (diminum) atau suntikan langsung ke tendon, guna mengurangi pembengkakan dan rasa sakit
  • Menghindari aktivitas pemicu nyeri dan bengkak
  • Memberikan suntikan kortikosteroid untuk mengurangi pembengkakan serta nyeri

Operasi

Pembedahan mungkin diperlukan jika gejala makin parah atau tidak kunjung membaik. Tujuannya adalah membuka kompartemen ibu jari agar tersedia lebih banyak ruang bagi tendon yang mengalami iritasi. 

Komplikasi de Quervain syndrome

Jika tidak ditangani dengan benar, sindrom ini bisa menyebabkan komplikasi berupa: 
  • Terbatasnya rentang gerak pada pergelangan tangan, sehingga sulit digunakan
  • Cedera pada saraf radial superfisial
  • Sublukasi atau dislokasi tendon
 
Cara mencegah de Quervain syndrome yang bisa dilakukan meliputi
  • Menghindari gerakan pergelangan tangan yang berulang
  • Mengganti atau mengombinasikan gerakan secara rutin untuk mengurangi tekanan pada pergelangan tangan
  • Rutin mengistirahat pergelangan tangan
  • Bila perlu, kenakan penyangga atau belat di ibu jari dan pergelangan tangan
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada de Quervain syndrome. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait de Quervain syndrome?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis de Quervain syndrome agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK442005/
Diakses pada 19 Oktober 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/de-quervains-tenosynovitis/symptoms-causes/syc-20371332
Diakses pada 19 Oktober 2021
Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/de-quervains-tenosynovitis/
Diakses pada 19 Oktober 2021
Ortho Info. https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/de-quervains-tendinosis/
Diakses pada 19 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email