Kulit & Kelamin

Kulit Mengelupas

16 Dec 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Kulit Mengelupas
Pengelupasan kulit dapat terjadi di sebagian kecil atau seluruh kulit di tubuh
Kulit mengelupas adalah lepasnya lapisan kulit bagian atas (epidermis) karena berbagai hal. Pengelupasan ini bisa merupakan proses yang umum terjadi dan biasanya merupakan bagian dari siklus hidup kulit.Normalnya, kulit memang akan mengelupas dan menghilangkan sel kulit mati untuk digantikan dengan yang baru. Ini merupakan siklus alami hidup manusia.Akan tetapi, ada beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan kulit mengelupas.Kondisi kulit kering, cedera, iritasi atau peradangan, hingga akibat penyakit tertentu seperti gangguan kekebalan tubuh bisa menyebabkan terkelupasnya lapisan kulit.  Pengelupasan kulit dapat memengaruhi sebagian kecil atau seluruh kulit di tubuh. Wajah, tangan dan kepala merupakan bagian yang paling umum mengalami kulit mengelupas. Hal ini dapat terjadi pada semua kelompok usia.Oleh karena itu, diagnosis yang tepat terhadap penyebab kulit mengelupas penting untuk dilakukan karena perawatan kulit mengelupas biasanya akan diberikan sesuai kondisi spesifik pasien.
Sejumlah kondisi berikut, dapat menjadi penyebab kulit mengelupas.
Cara mengatasi kulit mengelupas bergantung pada penyebabnya. Umumnya, kulit mengelupas dapat sembuh dengan krim atau losion yang dijual bebas. Tujuan utamanya adalah menjaga kulit tetap lembap.Hal yang terpenting untuk Anda lakukan adalah jangan mencabuti kulit yang sedang mengelupas dan biarkan kulit tersebut jatuh dengan sendirinya. Dokter mungkin akan memberikan salep yang mengandung petroleum jelly untuk melembapkan kulit, meredakan gatal, dan kemerahan.Di samping perawatan kulit, jika kulit terkelupas akibat suatu penyakit, dokter akan memberikan obat-obatan yang spesifik menyembuhkan penyakit tersebut. Misalnya, jika disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Jika kulit mengelupas diakibatkan oleh reaksi alergi, cobalah untuk menghindari kontak dengan alergen (zat pemicu alergi). Bila Anda tidak mengetahui apa yang menyebabkan reaksi alergi yang Anda alami, periksakanlah ke dokter. Sementara itu, apabila kulit mengelupas disebabkan oleh luka bakar ringan, Anda dapat merawat luka bakar tersebut dengan cara berikut:
  • Dinginkan area yang terbakar dengan merendamnya dalam air dingin atau kompres dingin selama 10 menit atau cuci dengan air bersih mengalir 
  • Oleskan petroleum jelly pada luka bakar 2-3 kali setiap hari.
  • Tutup luka bakar dengan perban steril anti lengket.
  • Hindari paparan sinar matahari, bahkan setelah kulit sembuh, dengan mengenakan pakaian pelindung jika pergi ke luar ruangan dan tabir surya spektrum luas yang tahan air.
Jika luka bakar cukup luas, Anda sebaiknya segera ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.
Kulit mengelupas umumnya bukan merupakan gejala darurat medis. Namun, terkadang pengelupasan kulit dapat menjadi gejala reaksi alergi yang bisa berakibat fatal jika dibiarkan.Hubungi dokter apabila Anda mengalami kulit mengelupas yang disertai dengan gejala berikut:
  • Reaksi alergi yang parah (gatal-gatal, bengkak, sulit bernapas, gatal)
  • Mual dan muntah
  • Lemah lesu
  • Demam tinggi
  • Muncul lepuhan yang parah secara tiba-tiba
Mycleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/17832-peeling-skin/possible-causes
Diakses pada 8 Desember 2021
Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/peeling-skin/basics/causes/sym-20050672
Diakses pada 8 Desember 2021
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/peeling_skin/symptoms.htm
Diakses pada 8 Desember 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/scaling-skin#medical-emergencies
Diakses pada 8 Desember 2021
Healthgrades. https://www.healthgrades.com/right-care/skin-hair-and-nails/peeling-skin
Diakses pada 8 Desember 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email