Gigi & Mulut

Lesi Mulut

25 Nov 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Lesi Mulut
Lesi mulut dapat tumbuh di berbagai bagian mulut
Lesi mulut adalah kerusakan atau perubahan abnormal pada jaringan mulut. Perubahan tersebut meliputi segi warna, bentuk, ukuran atau tekstur jaringan mulut. Umumnya, kita mengenali lesi mulut sebagai sariawan. Namun, lesi mulut memiliki jenis yang beragam tergantung penyebab yang mendasarinya.Lesi pada mulut dapat dikenali dari kerusakan pada kulit atau selaput lendir mulut. Kondisi tersebut terjadi diakibatkan oleh hilangnya jaringan permukaan dan jaringan epitel yang cedera atau hancur. Biasanya, lesi mulut muncul dalam bentuk benjolan, lepuhan, titik-titik, luka sobek atau tonjolan seperti bisul kecil. Warnanya putih, merah atau keduanya.Lesi mulut dapat tumbuh di bibir, lidah, dasar lidah, gusi, dasar mulut, langit-langit mulut, belakang pipi, dan kelenjar air liur. Lesi tersebut dapat berjumlah tunggal atau muncul dalam jumlah yang banyak di waktu yang bersamaan.Dalam kebanyakan kasus, lesi pada mulut akan menimbulkan rasa nyeri terutama saat makan dan minum. Beberapa orang merasakan sensasi terbakar atau kesemutan di sekitar area lesi. Bergantung pada ukuran, tingkat keparahan, dan lokasinya di mulut, lesi juga bisa membuat penderitanya sulit untuk makan, minum, menelan, berbicara, atau bernapas.Lesi mulut adalah hal yang sangat umum terjadi dan telah menjadi gejala dari berbagai penyakit. Meski begitu, lesi mulut biasanya dapat hilang dengan sendirinya dalam 1-2 minggu. Lesi mulut yang tak kunjung sembuh dapat menjadi petunjuk diperlukannya perhatian medis.Mengetahui penyebab munculnya lesi mulut merupakan langkah utama agar perawatan yang tepat dan efektif dapat diberikan.
Banyak hal yang dapat menyebabkan munculnya lesi mulut, mulai dari penyebab ringan akibat aktivitas sehari-hari hingga penyakit serius.Lesi mulut bisa muncul dari kondisi berikut ini.
  • Lidah, pipi, atau bibir yang digigit atau tidak sengaja tergigit
  • Memasukkan makanan atau minuman yang terlalu panas sehingga mulut terasa terbakar.
  • Mengalami iritasi akibat benda tajam, seperti kawat gigiretainer, atau gigi palsu.
  • Menyikat gigi terlalu keras, atau menggunakan sikat gigi yang kasar.
  • Kebiasaan mengunyah tembakau
  • Efek samping dari obat-obatan tertentu
  • Komplikasi dari terapi radiasi atau kemoterapi
Berbagai kondisi kesehatan berikut dapat menjadi penyebab munculnya lesi mulut, antara lain:
Untuk mengatasi dan mengobati lesi mulut, beberapa pengobatan yang dianjurkan, antara lain:
  • Mengobati penyebabnya. Pengobatan lesi mulut dapat bervariasi tergantung dari penyebabnya. Misalnya jika disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik.
  • Menghindari zat iritan seperti makanan pedas, asam, serta tinggi gula dan zat lain yang dapat mengiritasi mulut, termasuk rokok dan alkohol.
  • Pengobatan topikal, berupa salep anestesi seperti lidokain atau gel kortikosteroid.
  • Tindakan medis. Beberapa jenis lesi mulut mungkin membutuhkan tindakan medis untuk membakar luka tersebut melalui laser berdaya rendah atau secara kimiawi dengan perak nitrat.
  • Antinyeri. Rasa sakit yang muncul pada lesi mulut dapat diredakan dengan antinyeri seperti parasetamol. 
  • Kemoterapi. Jika lesi mulut dicurigai disebabkan oleh kanker, dokter akan memastikannya dengan biopsi, dan pengobatan diberikan melalui kemoterapi.
Hubungi dokter apabila Anda menyadari ada lesi mulut dengan kondisi berikut:
  • Memiliki ukuran dengan diameter lebih dari 1,5 cm
  • Tidak kunjung sembuh setelah berminggu-minggu
  • Lesi muncul terus menerus
  • Disertai dengan gejala lain, seperti:
    • Ruam
    • Nyeri sendi
    • Demam
    • Diare
AAFP. https://www.aafp.org/afp/2007/0215/p501.html
Diakses pada 17 November 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/mouth-sores#symptoms
Diakses pada 20 Januari 2021
Everydayhealth. https://www.everydayhealth.com/mouth-lesions/guide/
Diakses pada 17 November 2021
Oralscience. https://www.oralscience.com/en/protocols/lesions/
Diakses pada 20 Januari 2021
MSD Manuals. https://www.msdmanuals.com/home/mouth-and-dental-disorders/symptoms-of-oral-and-dental-disorders/mouth-sores-and-inflammation
Diakses pada 17 November 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email