Mata

Mata Kedutan

09 Jun 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Mata Kedutan
Mata kedutan tidak bisa dikendalikan
Mata berkedut atau mata kedutan adalah gerakan berulang pada kelopak mata yang tidak disadari dan tidak bisa dikendalikan. Kedutan umumnya dialami oleh kelopak mata bagian atas, namun bisa juga terjadi pada kelopak mata bagian bawah.Umumnya, mata berkedut terasa sangat ringan dan terasa seperti tarikan lembut pada kelopak mata. Kedutan biasanya terjadi setiap beberapa detik selama satu atau dua menit.Meskipun begitu, durasi kelopak mata berkedut tidak dapat diprediksi. Kedutan dapat terjadi terus menerus selama beberapa hari. Kemudian, Anda mungkin tidak mengalami kedutan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.Kedutan mata juga kadang dikaitkan dengan mitos yang mengatakan bahwa kedutan mata berarti merupakan pertanda baik. Karena berarti seseorang akan segera mendapatkan kabar baik.Padahal faktanya tidak seperti itu. Karena walaupun kedutan tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak berbahaya, kedutan mungkin mengganggu kenyamanan. Mata kedutan akan sembuh dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan.Dalam kasus yang jarang terjadi, kedutan kelopak mata mungkin merupakan tanda peringatan dini dari gangguan gerakan kronis, terutama jika kedutan disertai dengan kedutan wajah lainnya atau gerakan tak terkendali. 
Mata Kedutan
Dokter spesialis Mata
GejalaKedutan pada kelopak mata atas atau bawah
Faktor risikoIritasi mata, mata lelah, dan kurang tidur
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, MRI
PengobatanObat-obatan, kompres mata, istirahatkan mata
ObatAir mata buatan, obat tetes mata
Kapan harus ke dokter?Mata merah, kedutan terjadi selama beberapa minggu
Gejala mata kedutan bisa berbeda pada tiap penderita. Perbedaan ini tergantung dari jenis-jenis mata kedutan berikut ini:
  • Myokymia

Myokymia adalah kedutan yang paling umum dan dapat sembuh sendiri. Tipe ini umumnya muncul kemudian hilang dalam beberapa jam, beberapa hari, atau lebih lama lagi.Gejala myokymia hanya terjadi pada kelopak mata bagian atas atau bawah. Gejalanya juga bisa sangat ringan hingga hampir tidak Anda sadari. Namun kedutan bisa juga terjadi cukup kuat dan menganggu aktivitas.
  • Benign essential blepharospasm

Benign essential blepharospasm adalah mata kedutan yang cukup kuat hingga dapat membuat mata Anda tertutup. Tipe ini termasuk jarang terjadi, namun bisa menjadi parah dan memengaruhi aktivitas sehari-hari.
  • Hemifacial spasm

Hemifacial spasm adalah kedutan pada setengah otot wajah, bisa wajah bagian kiri maupun kanan. Tipe ini merupakan kedutan pada otot sekitar mata yang disertai oleh kedutan pada otot-otot lain pada wajah. 
Penyebab mata kedutan tergantung dari jenisnya. Apa sajakah pemicunya?
  • Myokymia
Penyebab mata kedutan tipe myokymia tidak diketahui pasti. Kemungkinan besar, kondisi ini disebabkan oleh iritasi pada saraf-saraf disekitar mata.Para pakar menduga bahwa faktor-faktor di bawah ini dapat memengaruhi kemunculan myokymia:
  • Stres
  • Kelelahan
  • Konsumsi alkohol atau kafein yang berlebihan.
  • Cahaya yang terang.
  • Iritasi pada permukaan mata atau bagian dalam kelopak.
  • Merokok
  • Polusi udara atau angin.
  • Benign essential blepharospasm

Benign essential blepharospasm diduga terjadi akibat gangguan pada salah satu sel saraf bernama basal ganglia. Kondisi ini mungkin dipengaruhi oleh faktor genetik.
  • Hemifacial spasm

Sebagian besar hemifacial spasm disebabkan oleh pembuluh arteri yang memicu iritasi pada saraf wajah. Beberapa penyakit yang memiliki gejala kedutan meliputi blefaritis, abrasi kornea, mata kering, uveitis, lumpuh otak, bell’s palsy, distonia, multiple sclerosis, penyakit Parkinson, sindrom Tourette, dan banyak lagi.Di samping penyakit, hemifacial spasm juga bisa muncul sebagai efek samping obat-obatan. Salah satunya obat untuk penyakit Parkinson. 
Pada tahap awal, dokter akan menanyakan gejala mata kedutan yang Anda rasakan, serta riwayat penyakit Anda dan keluarga. Setelah itu, dokter akan memeriksa kondisi mata Anda yang mengalami kedutan.Bila dirasa perlu, dokter kemudian bisa menganjurkan pemeriksaan penunjang berupa MRI guna menentukan diagnosis mata kedutan. Misalnya, ketika ada kecurigaan bahwa mata kedutan disebabkan oleh tumor otak. 
Cara mengobati mata kedutan umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa cara mengobati mata kedutan yang biasanya dianjurkan dokter mata, yaitu:

Melakukan perawatan di rumah

Pada dasarnya mata lelah bisa diatasi dengan melakukan perawatan di rumah. Beberapa cara mengatasinya, yaitu:
  • Batasi jumlah konsumsi kafein
  • Tidur yang cukup
  • Jaga agar permukaan mata agar tetap lembap, dengan menggunakan air mata buatan atau obat tetes mata yang dijual bebas
  • Kompres hangat ke mata saat kedutan muncul
  • Istirahatkan mata setiap 20 menit selama 20 detik, saat menatap layar gadget

Toksin botulinum

Toksin botulinum adalah pengobatan blepharospasm yang paling sering digunakan. Suntikan dosis sangat rendah akan dilakukan pada otot di sekitar mata Anda.Efek Toksin botulinum akan bertahan selama beberapa bulan. Anda biasanya harus kembali menerima suntikan sebanyak tiga hingga empat kali setahun.

Operasi

Operasi dilakukan untuk mengangkat beberapa otot dan saraf di kelopak mata (miektomi) dan mengobati benign essential blepharospasm yang lebih parah. 
Pencegahan mata kedutan mungkin dapat Anda lakukan dengan menghindari faktor-faktor risikonya.Cara mencegah mata kedutan yang bisa dilakukan meliputi:
  • Menghindari stres
  • Membatasi jumlah konsumsi alkohol, kafein, dan rokok
  • Istirahat yang cukup
 
Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika mengalami kondisi-kondisi berikut ini:
  • Mata merah, bengkak, atau mengeluarkan cairan yang tidak biasanya
  • Kelopak mata atas yang turun
  • Kelopak mata tertutup setiap kali muncul kedutan
  • Kedutan berlangsung selama beberapa minggu
  • Kedutan juga terjadi di otot lain pada wajah
 
Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami.
  • Cari tahu apakah ada anggota keluarga Anda yang juga mengalami keluhan yang serupa.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi dengan dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait jenis mata kedutan tertentu?
  • Apakah ada anggota keluarga yang mengalami keluhan yang serupa?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya. Jika iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan bisa menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis mata kedutan yang Anda alami. Dokter kemudian dapat menganjurkan langkah penanganan yang sesuai. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/eyelid-twitch
Diakses pada 3 Desember 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/eye-twitching/basics/definition/sym-20050838
Diakses pada 3 Desember 2019
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/1212176-clinical#b5
Diakses pada 3 Desember 2019
All about vision. https://www.allaboutvision.com/conditions/eye-twitching.htm
Diakses pada 9 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email