Mata

Mata Kuning

03 Jun 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Mata Kuning
Mata kuning umumnya merupakan tanda penyakit kuning
Mata kuning adalah suatu kondisi yang terjadi ketika bagian putih mata (sclerae) berubah warna menjadi kekuningan. Kondisi ini juga dikenal sebagai scleral icterus. Jaringan mata yang sehat seharusnya berwarna putih. Oleh karena itu, mata kuning dapat menandakan kondisi kesehatan tertentu.Mata kuning umumnya merupakan tanda penyakit kuning yang disebabkan oleh penumpukan bilirubin dalam darah (jaundice). Di samping itu, adanya gangguan pada kandung empedu atau hati dapat juga berkontribusi pada berubahnya warna mata.Mata kuning dapat terjadi pada berbagai kalangan usia, bayi yang baru lahir, anak-anak maupun orang dewasa. Menguningnya mata dan kulit hampir selalu merupakan gejala dari suatu kondisi yang memerlukan perawatan medis. Diagnosis dari dokter diperlukan dalam mengetahui penyebab mata kuning, untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Mata dan kulit yang menguning umum terjadi pada bayi baru lahir. Kondisi yang disebut dengan ikterus fisiologis biasanya muncul setelah 24 jam bayi lahir. Diperlukan cek kadar bilirubin untuk penanganan selanjutnya.Hal ini dapat terjadi karena organ hati wanita hamil memproses bilirubin untuk janin sebelum lahir. Kondisi menyebabkan naiknya kadar bilirubin pada bayi yang baru dilahirkan. Setelah lahir, hati bayi baru mulai mengelola kadar bilirubin dalam darah. Namun proses ini memerlukan waktu agar hati bayi dapat melakukannya secara efisien.Selain itu, menyusui juga dapat menjadi salah satu penyebab bayi kuning. Alasannya adalah karena bayi yang mungkin tidak dapat menyusu dengan baik. Kemungkinan lainnya, ASI yang sulit keluar dapat menyebabkan bayi mengalami dehidrasi yang memicu terjadinya jaundice.Di samping itu, adanya suatu zat yang terkandung pada ASI juga dapat menjadi penyebab mata kuning pada bayi. Pasalnya, pada ASI tertentu terdapat faktor yang bisa membantu bayi menyerap bilirubin dari usus atau faktor lain yang menghalangi protein tertentu dalam memecah bilirubin.Penyebab lain dari mata kuning pada bayi baru lahir meliputi:
  • Atresia bilier, yakni terjadinya penyumbatan di saluran empedu yang menyambungkan hati ke kantong empedu
  • Kelainan darah tertentu, seperti anemia sel sabit atau ketidakcocokan golongan darah antara ibu dan bayi
  • Gangguan bawaan tertentu yang memengaruhi cara hati memproses bilirubin
  • Perdarahan di bawah kulit kepala (cephalohematoma) yang disebabkan oleh persalinan yang sulit
  • Infeksi
  • Penyakit hati
Penyebab mata kuning pada anak-anak dan orang dewasaMata serta kulit yang menguning pada anak-anak dan orang dewasa dapat disebabkan oleh menumpuknya bilirubin karena berbagai kondisi berikut ini:
  • Batu empedu
  • Pankreatitis atau radang pankreas
  • Sirosis, kerusakan jaringan hati
  • Kanker hati
  • Kanker pankreas
  • Kolestasis yang diinduksi obat
  • Hepatitis atau radang hati, yang dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebihan, obat-obatan, atau infeksi
  • Penyakit kuning hepatoseluler iskemik, karena kekurangan darah atau oksigen di hati
  • Penyumbatan saluran empedu akibat kehamilan
Penyebab lain dari mata kuning pada orang dewasa meliputi:
  • Anemia hemolitik, yang membuat tubuh menghancurkan terlalu banyak sel darah merahnya sendiri
  • Malaria, akibat infeksi parasit yang disebarkan melalui gigitan nyamuk
  • Pterigium atau pinguekula. Cedera olahraga yang paling sering terjadi yaitu keseleo, cedera lutut, otot bengkak, cedera tendonyang sama-sama dapat menyebabkan kornea dan konjungtiva menguning hingga menutupi sklera mata. Keduanya sering kali disebabkan oleh paparan sinar matahari. Pterigium dan pinguekula umumnya merupakan kondisi ringan dan tidak berhubungan dengan penyakit kuning.
  • Anemia sel sabit, yakni penyakit bawaan yang ditandai dengan sel darah merah berbentuk tidak normal
  • Amiloidosis, yaitu kondisi ketika protein abnormal bernama amiloid menumpuk di jaringan organ tubuh dan mengakibatkan perubahan bentuk dan kerja organ
  • Sarkoidosis, sebagai peradangan yang dapat memicu sistem kekebalan untuk menyerang jaringan tubuh yang sehat. Hal ini dapat terjadi pada berbagai organ, termasuk hati. Salah satu gejala yang bisa ditimbulkan adalah munculnya benjolan kecil berwarna kuning di mata.
  • Pewarnaan mata dengan pewarna oranye-kuning yang digunakan khusus untuk mendiagnosis cedera mata. Kondisi ini tidak berbahaya dan hanya terjadi sementara.
Cari pertolongan medis sesegera mungkin jika mata kuning disertai dengan berbagai gejala berikut ini:
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mimisan
  • Kulit yang gatal
  • Merasa kelelahan
  • Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas
  • Kaki atau perut bengkak
  • Urine berwarna gelap
  • Tinja berwarna pucat
  • Nyeri sendi atau otot
  • Perubahan atau penggelapan warna kulit
  • Demam
  • Tidak enak badan
  • Muntah-muntah
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/001559.htm
Diakses pada 6 April 2021
WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/causes-of-yellow-eyes
Diakses pada 6 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/yellow-eyes#see-a-doctor
Diakses pada 6 April 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321746#causes
Diakses pada 6 April 2021
All About Vision. https://www.allaboutvision.com/conditions/yellow-eyes/
Diakses pada 6 April 2021
Health Grades. https://www.healthgrades.com/right-care/liver-conditions/yellow-eyes
Diakses pada 6 April 2021
Mount Sinai. https://www.mountsinai.org/health-library/diseases-conditions/breast-milk-jaundice
Diakses pada 6 April 2021
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email