Kanker

Mesothelioma

06 Oct 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Mesothelioma
Riwayat keluarga dengan mesothelioma meningkatkan risiko seseorang terjangkit mesothelioma
Mesothelioma adalah kanker pada mesothelium, yakni selaput pelindung yang melapisi banyak organ dalam. Jenis kanker ini dibedakan berdasarkan bagian tubuh yang terkena.Jenis mesothelioma yang paling umum adalah pleura mesothelioma. Kondisi ini terjadi di lapisan paru-paru (rongga pleura).Sedangkan jenis lain yang lebih jarang adalah mesothelioma pada lapisan perut alias peritoneum dan lapisan sekitar jantung serta testis.Mesothelioma merupakan kanker yang berbahaya dan dapat berakibat fatal. Sel-sel kanker ini bisa merusak jaringan di sekitarnya. Selain itu, sel-sel kanker bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya.Umumnya, kanker ini terdiagnosis ketika stadiumnya sudah lanjut. Tak heran jika harapan hidup penderitanya untuk selama 5 tahun hanyakah 5-10 persen.Sebagian besar penderita meninggal akibat gagal napas. Sementara sejumlah kecil pengidap lainnya tewas karena komplikasi jantung. 
Mesothelioma
Dokter spesialis Onkologi
GejalaNyeri dada di dekat tulang rusuk, batuk, sesak napas
Faktor risikoPaparan asbes, riwayat keluarga, tinggal dengan orang yang mengalami paparan asbes
Metode diagnosisBiopsi, CT scan, MRI
PengobatanOperasi, kemoterapi, terapi radiasi
KomplikasiSulit bernapas, sakit dada, susah menelan
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala yang mengarah pada mesothelioma
Gejala mesothelioma bisa berbeda-beda berdasarkan daerah yang terkena. Berikut contohnya:

Gejala mesothelioma pleura

  • Nyeri di dekat tulang rusuk
  • Batuk
  • Sesak napas
  • Terdapat benjolan di sekitar dada
  • Menurunnya berat badan tanpa sebab
  • Kelelahan

Gejala mesothelioma peritoneal

  • Sakit perut
  • Pembengkakan di perut dan terdapat benjolan
  • Menurunnya berat badan tanpa sebab
 
Kanker ini terjadi ketika sel-sel sehat bermutasi menyebabkan sel tumbuh secara tidak teratur. Penyebabnya belum jelas tetapi ada faktor risiko, seperti:
  • Paparan asbes mineral yang ditemukan secara alami di lingkungan sekitar
  • Riwayat keluarga dengan mesothelioma
  • Tinggal dengan orang yang sering terkena paparan asbes
 
Untuk mendiagnosis mesothelioma ada beberapa tes yang dapat dilakukan, seperti:
  • Biopsi

Dokter mengambil sampel sel jaringan di bagian yang memiliki gejala mesothelioma kemudian diuji menggunakan tes laboratorium khusus untuk menentukan apakah terdapat sel kanker.
  • Pencitraan

Umumnya digunakan untuk membantu mendiagnosis dan menggambarkan bentuk kanker saluran empedu dan untuk mengetahui sejauh mana sel-sel kanker itu menyebar. Contoh pemeriksaan ini meliputi CT scanMRI, dan PET scan. 
Cara mengobati mesothelioma diberikan berdasarkan pada jenisnya. Beberapa langkah penanganan dari dokter bisa berupa:
  • Operasi

Operasi bertujuan untuk mengangkat seluruh bagian yang terkena tumor ataupun kanker.
  • Kemoterapi

Pengobatan kemoterapi menggunakan obat yang disuntikkan atau berbentuk pil untuk mematikan sel kanker. Obat kemoterapi menyebar ke seluruh tubuh pasien untuk membunuh sel-sel kanker yang telah menyebar ke bagian tubuh yang lain.
  • Terapi radiasi

Terapi radiasi atau radioterapi menggunakan sinar bertenaga tinggi yaitu sinar-X untuk membunuh sel-sel kanker. Selama terapi radiasi, pasien diposisikan di atas meja dan mesin bergerak di sekitar pasien, mengarahkan ke bagian yang terkena sel kanker. 

Komplikasi mesothelioma

Komplikasi penyakit ini bisa terjadi ketika sel-sel kanker telah menyebar di dada, terutama untuk mesothelioma pleura. Apa sajakah itu?
  • Kesulitan bernapas
  • Sakit dada
  • Susah menelan
  • Nyeri pada saraf dan sumsum tulang belakang
  • Berkumpulnya cairan di dada (efusi pleura)
 
Pencegahan yang paling utama dilakukan agar terhindar dari mesothelioma, antara lain:
  • Mengikuti standar operasional prosedur di tempat kerja agar terhindar dari asbes
  • Menjaga tempat tinggal dan sekitarnya jauh dari paparan asbes
 
Jika mengalami gejala yang mengarah pada mesothelioma, segera berkonsultasi ke dokter. 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait mesothelioma?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis mesothelioma agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mesothelioma/symptoms-causes/syc-20375022
Diakses pada 6 Oktober 2021
WebMD. https://www.webmd.com/lung/mesothelioma-causes-and-symptoms#1
Diakses pada 6 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email