Infeksi

Septic Arthritis

06 Oct 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Septic Arthritis
Septic Arthritis adalah infeksi pada sendi yang berasal dari bakteri, virus atau jamur yang menyebar ke sendi
Septic arthritis merupakan jenis artritis yang diakibatkan oleh infeksi bakteri, jamur, ataupun virus. Infeksi arthritis septik menyebabkan pembengkakan pada persendian dan pada kasus yang jarang terjadi, bisa menginfeksi lebih dari satu persendian.Umumnya, septic arthritis hanya terjadi pada bagian persendian yang besar, seperti sendi di pinggul atau lutut. Bayi dan kaum lansia adalah kalangan masyarakat yang paling sering terjangkit arthritis septik.Arthritis septik yang tidak segera ditindaklanjuti bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada persendian atau bahkan mengancam nyawa. 
Septic Arthritis
Dokter spesialis Penyakit Dalam, Ortopedi
GejalaRasa sakit yang makin terasa ketika sendi digerakkan, pembengkakan sendi
Faktor risikoMemiliki masalah pada sendi seperti arthritis, gout (asam urat yang tinggi), atau lupus
Metode diagnosisTanya jawab, pemeriksaan fisik, analisis cairan persendian
PengobatanObat-obatan, pembedahan, terapi fisik
ObatAntibiotik
KomplikasiDegenerasi sendi, kerusakan permanen sendi
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala septic arthritis
Secara umum, gejala septic arthritis meliputi:
  • Rasa sakit yang makin terasa ketika sendi digerakkan
  • Pembengkakan sendi
  • Kemerahan dan rasa hangat di sekitar sendi
  • Demam
  • Meriang dan menggigil
  • Kelelahan
  • Letih dan lemas
  • Nafsu makan menurun
  • Denyut jantung cepat
  • Mudah marah atau mudah tersinggung
  • Ketidakmampuan untuk menggerakan sendi yang terinfeksi
 
Penyebab utama septic arthritis adalah infeksi bakteri, virus atau jamur. Infeksi bakteri seperti Staphylococcus aureus (Staph) adalah penyebab paling umum. Staphylococcus umumnya hidup di kulit yang sehat.Septic arthritis dapat berkembang ketika infeksi, seperti infeksi kulit atau infeksi saluran kemih  menyebar melalui aliran darah ke sendi. Penyebab yang kurang umum adalah luka tusukan, suntikan obat, atau operasi di dekat sendi dapat memberikan jalan masuk bagi kuman ke dalam ruang sendi.Lapisan dari sendi mempunyai sedikit kemampuan untuk melindungi dirinya dari infeksi. Reaksi tubuh terhadap infeksi seperti peradangan dapat meningkatkan tekanan dan mengurangi aliran darah didalam sendi, sehingga memperberat kerusakan pada sendi. 

Faktor risiko septic arthritis

Beberapa faktor risiko penyakit ini meliputi:
  • Memiliki masalah pada sendi seperti arthritis, gout (asam urat yang tinggi), atau lupus
  • Pernah menjalani operasi sendi sebelumnya.
  • Memiliki luka terbuka.
  • Menyalahgunakan obat–obatan terlarang atau alkohol.
  • Mengonsumsi obat yang menekan sistem kekebalan tubuh.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Menderita kanker.
  • Menderita diabetes
  • Memiliki kondisi kulit tertentu seperti psoriasis dan eksim
 
Diagnosis septic arthritis dilakukan dengan beberapa metode pemeriksaan berikut:
  • Tanya jawab dan pemeriksaan fisik

Dokter akan bertanya mengenai gejala yang Anda rasakan. Dokter juga akan memeriksa sendi yang berdampak.
  • Tes darah

Tes darah bertujuan  mengetahui ada tidaknya infeksi dalam tubuh pasien.
  • Tes pencitraan

Tes pencitraan bertujuan mengetahui kerusakan pada persendian. Prosedur ini bisanya berupa X-ray, CT scan, atau pemindaian lainnya.
  • Biopsi

Biopsi dilakukan dengan mengambil sampel cairan dari persendian. Sampel ini kemudian diperiksa di laboratorium untuk membantu dalam mengetahui penyebab infeksi. 
Cara mengobati septic arthritis umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa langkah penanganan dari dokter meliputi:

Antibiotik

Apabila septic arthritis diakibatkan oleh bakteri, maka dokter akan memberikan antibiotik yang disuntikkan ke lengan. Setelahnya, dokter akan memberikan antibiotik yang dapat dikonsumsi secara oral.Penanganan dengan antibiotik dapat berlangsung 2-6 minggu dan terkadang dapat menimbulkan efek samping berupa muntah, diare, dan mual.

Operasi

Dokter juga akan mengeluarkan cairan persendian yang terinfeksi dengan menggunakan metode:
  • Scoop procedure

Scoop procedure atau artroskopi dilakukan dengan cara memasukkan tabung fleksibel yang memiliki kamera di ujungnya ke dalam persendian melalui sayatan. Setelahnya akan dimasukkan tabung untuk menguras cairan yang terinfeksi.
  • Bedah terbuka

Bedah terbuka hanya dilakukan pada persendian tertentu yang sulit dijangkau oleh scoop procedure. Misalnya, pada sendi pinggul.
  • Jarum

Dokter juga bisa mengeluarkan cairan yang terinfeksi menggunakan jarum yang ditusukkan ke persendian.Operasi terkadang diperlukan untuk mengangkat kerusakan pada bagian tertentu sendi atau menggantikan sendi, tetapi operasi ini hanya dapat dilakukan setelah infeksi teratasi.

Langkah penanganaan lainnya

Metode lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri dan dapat diberikan bersamaan dengan pengobatan untuk infeksi, antara lain:
  • Mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid
  • Mengistirahatkan sendi
  • Membalut (splinting) sendi yang terkena
  • Menjalani terapi fisik
 

Komplikasi septic arthritis

Jika tidak ditangani dengan benar, septic arthritis bisa menyebabkan komplikasi berupa: 
  • Degenerasi sendi
  • Kerusakan permanen sendi
  • Sendi buatan mudah melonggar atau mengalami dislokasi
 
Cara mencegah septic arthritis yang bisa dilakukan adalah menghindari kerusakan pada kulit akibat tusukan, sayatan dan kerusakan pada sendi. 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada septic arthritis. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait septic arthritis?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis septic arthritis agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/septic-arthritis
Diakses pada 6 Oktober 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bone-and-joint-infections/symptoms-causes/syc-20350755
Diakses pada 6 Oktober 2021
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/septic_arthritis/article.htm#is_it_possible_to_prevent_septic_arthritis
Diakses pada 6 Oktober 2021
Medline Plus. https://medlineplus.gov/infectiousarthritis.html
Diakses pada 6 Oktober 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/septic-arthritis/
Diakses pada 6 Oktober 2021
WebMD. https://www.webmd.com/arthritis/septic-arthritis-symptoms-diagnosis-and-treatment#1
Diakses pada 6 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email