Kulit & Kelamin

Testis Mengkerut

30 Jun 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Testis Mengkerut
Testis mengkerut dalam dunia medis dikenal dengan istilah atrofi testis. Kondisi ini digambarkan sebagai penyusutan dua kelenjar reproduksi pria yang terletak di skrotum. Biasanya, kita menyebut dua benda tersebut sebagai testis.Skrotum sendiri merupakan kantung testis yang memiliki fungsi utama mengatur suhu di sekitas testis. Salah satu respon terhadap fungsi tersebut adalah terjadinya penyusutan terutama jika suhu dingin. Sementara jika suhu hangat, maka skrotum akan menjadi lebih rileks.Penyesuaian skrotum terhadap suhu tersebut sering dianggap sebagai penyusutan testis. Sebab perubahan skrotum sering membuat testis terasa lebih besar atau lebih kecil dari biasanya.Namun, ada kalanya testis memang mengalami penyusutan. Kondisi ini terjadi ketika yang menyusut bukan lagi skrotum, namun buah zakar yang ada di dalamnya. 
Penyebab testis mengkerut bisa sangat beragam. Kondisi tersebut bisa berupa cedera, kondisi medis tertentu, hingga terpapar bahan kimia tertentu.Beberapa kondisi yang mungkin membuat testis mengalami penyusutan antara lain:
  • Rendahnya hormon testosteron
  • Varikokel
  • Kelainan bawaan
  • Gangguan kesuburan
  • Kanker
  • Usia
  • Orkitis
  • Penyakit gondok
  • HIV
  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Torsio testis
  • Terapi penggantian hormon tertosteron
  • Penggunaan anabolik steroid
  • Pemakaian estrogen
 
Jika khawatir akan ukuran testis apalagi ada gejala yang menyertainya, maka sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter. Dengan bantuan dokter, pasien akan mengetahui apakah penyebabnya hal yang serius atau tidak.Ketika ada gejala di bawah ini, maka pasien harus segera menghubungi dokter:
  • Muncul rasa sakit, penyusutan, atau bengkak pada salah satu atau kedua testis
  • Pasangan tidak hamil setelah satu tahun atau lebih, bahkan setelah melakukan program hamil
  • Muncul benjolan pada skrotum
  • Terjadi pertumbuhan payudara yang tidak biasa
  • Terdapat gejala testosteron rendah, seperti ereksi bermasalah atau kurang bertenaga
  • Hadir gejala penyerta lain, seperti nyeri pada punggung bawah, sesak napas, sakit perut, batuk, kebingungan, atau sakit kepala
 
Healthline. https://www.healthline.com/health/testicular-atrophy
Diakses pada 30 Juni 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322544
Diakses pada 30 Juni 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326909
Diakses pada 30 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email