Perut

Tumor Jinak Lambung

14 Sep 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Tumor Jinak Lambung
Pada kebanyakan kasus, tumor jinak lambung dapat diatasi dengan baik
Tumor jinak lambung adalah pertumbuhan yang bersifat nonkanker dalam lambung. Sifat jinak ini merujuk pada tumor yang tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya.Munculnya tumor jinak pada lambung umumnya tidak mengancam jiwa. Gangguan ini juga biasanya bisa diangkat melalui operasi dan tidak kambuh lagi.Pada kebanyakan kasus, tumor jinak lambung tidak menimbulkan gejala. Penyakit ini biasa ditemukan secaara tidak sengaja ketika seseorang menjalani gastroskopi.Gastroskopi merupakan prosedur medis untuk memeriksa saluran pencernaan atas, dari kerongkongan, lambung, hingga ujung usus 12 jari.Namun saat ini, pertumbuhan tidak nomal pada dinding lambung bisa lebih mudah terdeteksi. Berkat itu, penanganan dini bisa dilakukan dan risiko tumor jinak menjadi kanker bisa dicegah.Perubahan tumor jinak menjadi kanker termasuk jarang. Tumor jinak lambung sendiri pun termasuk penyakit yang jarang terjadi. 
Tumor Jinak Lambung
Dokter spesialis Onkologi
GejalaSakit perut atas, perdarahan, anemia
Faktor risikoLaki-laki, keturunan, merokok
Metode diagnosisEndoskopi, USG, CT scan
PengobatanOperasi
KomplikasiPerdarahan, ulserasi
Kapan harus ke dokter?Mencurigai adanya tumor jinak lambung atau merasakan gejalanya
Tumor jinak lambung umumnya tidak menimbulkan gejala apapun. Namun ketika ukurannya sudah membesar, gejala-gejala berikut bisa muncul:
  • Sakit perut atas
  • Perdarahan
  • Anemia
  • Sumbatan pada saluran lambung
  • Mual
  • Muntah
  • Cepat kenyang, apdahal cuma makan sedikit
  • Benjolan di perut
  • Penurunan berat badan tanpa alasan jelas
  • Bagian putih mata dan kulit tampak menguning (penyakit kuning)
 
Hingga kini, penyebab tumor jinak lambung belum bisa dipastikan. Namun paa pakar menduga bahwa ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami kodisi ini.Faktor-faktor risiko tumor jinak lambung tersebut meliputi:
  • Paparan radiasi
  • Faktor keturunan
  • Stres
  • Trauma atau cedera
  • Peradangan atau infeksi
  • Infeksi bakteri Helicobacter Pylori
  • Merokok
  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung pengawet, diasap, dan diasinkan
  • Kurang mengonsumsi sayur dan buah
  • Memiliki jenis kelamin laki-laki
  • Berusia 50-70 tahun
  • Mengonsumsi alkohol
  • Pernah menjalani operasi lambung
  • Polip lambung
  • Riwayat keluarga dengan tumor atau kanker lambung
  • Obesitas
 
Tumor jinak pada lambung biasanya ditemukan secara tidak sengaja saat seseorang menjalani pemeriksaan medis untuk mendeteksi penyakit lain. Apabila dokter mencurigai kondisi ini, dokter bisa melakukan beberapa pemeriksaan di bawah ini untuk memastikan tumor jinak lambung:
 
Karena jarang memicu gejala, tumor jinak lambung umumnya tidak membutuhkan penanganan medis. Terutama pada tumor yang berukuran kecil.Namun dokter tetap akan menganjurkan observasi secara berkala. Dokter akan membuat jadwal pemeriksaan agar perkembangan tumor jinak lambung bida dipantau.Apabila menilai bahwa pasien butuh penanganan medis, dokter dapat merekomendasikan cara mengobati tumor jinak lambung berupa operasi di bawah ini:
  • Biopsi endoskopi

Biopsi endoskopi dilakukan untuk mengangkat polip berukuran kurang dari 2 cm
  • Polypectomy

Polipektomi adalah operasi pengangkatan polip. Tindakan yang dilakukan adalah dengan membuat sayatan kecil di perut untuk mengangkat polip berukuran lebih dari 5 cm
  • Gastrectomy
Gastrectomy adalah pengangkatan sebagian atau seluruh lambung. Langkah ini dilakukan pada pasien yang memiliki banyak tumor lambung atau tumor yang berukuran sangat besar.  

Komplikasi tumor jinak lambung

Tumor jinak lambung umumnya tidak menyebabkan komplikasi. Hanya saja, kondisi ini harus tetap dipantau guna memastikan tidak ada perubahan.Jikapun ada, kompliksi tumor jinak lambung biasanya berupa perdarahan dan ulserasi. 
Karena penyebabnya tidak diketahui dengan pasti, cara mencegah tumor jinak lambung juga belum tersedia. Namun Anda bisa mengurangi risikonya dengan menerapkan beberapa langkah di bawah ini:
  • Berhenti merokok
  • Jangan menjadi perokok pasif
  • Mengonsumsi makanan berserat, terutama sayuran dan buah-buahan
  • Mengurangi konsumsi makanan yang diasap, berlemak, dan mengandung bahan pengawet
  • Membatasi konsumsi garam serta makanan asin
  • Berolahraga secara teratur
  • Menjaga berat badan agar tetap dalam batas ideal
  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol
  • Menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin
 
Meski jarang berubah menjadi kanker, tumor jinak lambung sebaiknya tetap diperiksakan ke dokter. Dengan ini, observasi medis bisa dilakukan.Apabila mendeteksi adanya perubahan pada tumor, dokter bisa segera memberikan penanganan yang tepat. 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apakah ada gejala tumor jinak lambung yang Anda rasakan?
  • Sejak kapan gejala muncul?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait tumor jinak lambung?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis tumor jinak lambung agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK6948/
Diakses pada 20 November 2018
Canadian Cancer Society. http://www.cancer.ca/en/cancer-information/cancer-type/stomach/stomach-cancer/non-cancerous-tumours/?region=on
Diakses pada 20 November 2018
Healthline. https://www.healthline.com/health/benign#symptoms
Diakses pada 20 November 2018
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/stomach-cancer/symptoms-causes/syc-20352438
Diakses pada 20 November 2018
WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/benign-tumors-causes-treatments#1
Diakses pada 20 November 2018
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/189303-treatment#showall
Diakses pada 28 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email