dr. Reni Utari
Linkedin dr. Reni Utari

dr. Reni Utari

Medical EditorReni adalah seorang dokter umum, yang memulai karirnya dengan berpraktik di sebuah perusahaan minyak dan gas bumi (migas) selama 2 tahun. Selain itu, Reni juga pernah menjadi koordinator para dokter di sebuah perusahaan, yang menyediakan layanan kesehatan bagi perusahaan migas dan tambang. Reni bergabung dengan SehatQ pada 2019, untuk kembali berkecimpung di dunia kesehatan.

Kedokteran Umum

Universitas Kristen Indonesia

2013

Artikel yang Berhubungan

10 Cara Melatih Anak Mandiri supaya Tidak Terus Bergantung pada Orangtua

Supaya anak tidak melulu bergantung kepada orangtuanya, terdapat beberapa strategi yang dapat dicoba agar anak mandiri, mulai dari mengajarkan tanggung jawab, membantu belajar membuat keputusan, hingga membiarkan anak menghadapi konsekuensi ketika membuat kesalahan.
20 Mei 2022|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
10 Cara Melatih Anak Mandiri supaya Tidak Terus Bergantung pada Orangtua

BAB Bayi Cair Tanpa Ampas adalah Tanda Diare? Ini Faktanya!

BAB bayi cair tanpa ampas dengan frekuensi yang sering biasanya terjadi karena fungsi usus belum sepenuhnya sempurna. Normalnya, feses bayi berwarna kuning, hijau, atau cokelat.Baca selengkapnya
BAB Bayi Cair Tanpa Ampas adalah Tanda Diare? Ini Faktanya!

Telur Asin untuk Ibu Hamil, Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi

Telur asin untuk ibu hamil sebaiknya dihindari karena kandungan natrium yang cukup tinggi. Konsumsi yang berlebihan bisa memicu tekanan darah tinggi, preeklampsia, hingga edema.Baca selengkapnya
Telur Asin untuk Ibu Hamil, Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi

Belum Tentu Kanker, Ini Penyebab Benjolan di Mulut Rahim

Benjolan di mulut rahim bisa disebabkan oleh kista serviks, polip serviks dan mioma serviks. Pada beberapa kasus, benjolan juga terbentuk sebagai salah satu tanda kanker serviks.
20 Mei 2022|Nenti Resna
Baca selengkapnya
Belum Tentu Kanker, Ini Penyebab Benjolan di Mulut Rahim

7 Sayuran yang Baik untuk Penderita Ginjal

Sayuran yang bagus untuk penderita ginjal antara lain kembang kol, soba, kubis, lobak, paprika, dan bawang bombay. Sayuran-sayuran tersebut rendah fosfor, kalium dan sodium, sehingga tidak sulit dicerna ginjal.
20 Mei 2022|Nenti Resna
Baca selengkapnya
7 Sayuran yang Baik untuk Penderita Ginjal
Klik disini untuk konsultasi langsung dengan dokter